Bangunan dan furnitur merupakan kesatuan yang tak dapat terpisahkan. Mereka melengkapi fungsi satu sama lain. Tanpa keberadaan salah satunya, keduanya akan menjadi tak bermakna. Furnitur tanpa bangunan akan menjadi onggokan benda tak bertuan. Bangunan tanpa furnitur akan menjadi seperti tubuh tanpa organ.
MIMO Design Studio memahami adanya kebutuhan akan furnitur berkualitas dalam sebuah bangunan. Karena itu, kami menyediakan furnitur berkualitas yang dapat memberi sentuhan identitas dan fungsionalitas bagi bangunan yang kami rancang dan bangun.
Dalam pemilihan material pembuatan furnitur, MIMO Design Studio sangat selektif atas dasar banyak pertimbangan, terutama menghindari penggunaan weak wood yang mudah rusak dan keropos. Berikut ini adalah beberapa jenis material yang digunakan oleh MIMO Design Studio dalam pengadaan furnitur bagi para klien.
Solid Wood
Solid wood merujuk pada jenis kayu komposit yang tidak kopong, berimbas pada durabilitas kayu jenis ini dibandingkan yang lainnya. Material ini dapat bertahan dengan kerusakan minimum hingga ratusan tahun, sehingga dapat diwariskan kepada generasi berikutnya.
Material ini memiliki spektrum warna yang cukup beragam. Beberapa contohnya adalah warna merah dari penggunaan kayu redwood, coklat kemerahan dari kayu mahogani, coklat terang dari kayu pohon ek, hingga coklat gelap yang diberikan oleh kayu pinus.
Tampilan yang diberikan oleh jenis kayu ini adalah pesona yang terasa segar, dengan permukaan yang sedikit berserat, memberikan nuansa alami sempurna dalam ruangan. Akan tetapi, beberapa jenis solid wood rentan mengalami kerusakan di permukaan ketika terpapar pada kelembaban. Namun, kerusakan ini mudah diperbaiki dengan polish.
Kelebihan lainnya dari solid wood adalah kemudahan dalam memahat dan membentuk kayu ini, sehingga dapat dijadikan banyak jenis furnitur. Mulai dari lemari antik yang menghipnotis hingga rak buku unik yang menampilkan kesan mistis, hanya imajinasi Anda-lah yang membatasinya!
2. Multiplex
Multiplex, atau juga dikenal sebagai kayu lapis, merupakan produk kombinasi berbagai kayu tipis yang direkatkan dengan urat kayu sehingga menghasilkan kesatuan kayu yang lebih kuat. Dibandingkan dengan solid wood, kayu jenis multiplex ideal untuk diberi ornamen yang memerlukan paku.
Kelebihan multiplex dibandingkan dengan solid wood adalah resistensi terhadap kelembaban sehingga tidak memerlukan perawatan secara berkala. Oleh karena itu, jenis kayu ini sangat cocok digunakan di kamar mandi atau dapur. Selain itu, kayu multiplex cukup ringan dan mudah diangkat, sehingga bisa diaplikasikan untuk bisnis yang membutuhkan perpindahan furnitur secara terus-menerus.
Untuk mempercantik dan menambah durabilitas furnitur, MIMO Design Studio juga menawarkan beberapa jenis finishing. Berikut adalah beberapa di antaranya.
Melamin, sentuhan melamin dapat memberikan furnitur Anda tampilan glossy yang memikat. Untuk finishing ini, kami menggunakan melamin semprot yang meminimalisir risiko kesehatan sekaligus menghindari potensi warna tidak konsisten pada furnitur.
HPL, High-pressure laminate atau laminasi tekanan tinggi adalah bentuk finishing yang memberi warna metalik hingga bebatuan seperti granit. Kelebihan dari HPL adalah meningkatkan ketahanan terhadap goresan, kelembaban, dan panas berlebih yang mungkin terpapar pada furnitur.
Matte, finishing jenis ini cukup populer digunakan pada perabotan ruang istirahat dan rileks karena memberi hasil akhir yang smooth dan mampu menyerap cahaya. Matte cocok digunakan dalam interior yang minimalis dan modern, karena warna yang dihasilkan dapat melebur dengan baik.
Doff, doff adalah jenis finishing paling pragmatis dibandingkan yang lainnya. Tidak ada estetika seperti sparkling yang ditambahkan dengan teknik ini. Fungsi tunggal dari finishing doff adalah memberi perlindungan terhadap lapisan luar dari furnitur. Dengan finishing ini, tidak akan ada lagi kotoran yang bisa membekas di permukaan furnitur Anda.