Proses rancang-bangun sebuah bangunan merupakan rangkaian aktivitas yang memerlukan ketelitian dan dedikasi tinggi. Pada tiap bagian dari proses ini, dibutuhkan supervisi ketat dari seluruh pihak yang terlibat—terutama arsitek dan insinyur sipil—karena banyak hal yang dipertaruhkan dalam proses ini, termasuk keselamatan mereka yang menggunakan bangunan itu.
Akan tetapi, tidak jarang, jasa desain arsitektur sebuah bangunan hanya berakhir pada penyerahan lembaran desain tanpa adanya tindak lanjut dari studio itu sendiri. Tugas penting konstruksi bangunan itu beralih secara estafet kepada kontraktor yang mungkin tidak mampu sepenuhnya memahami segala ide ada di balik desain itu.
MIMO Design Studio meyakini bahwa kontraktor dan arsitek idealnya bekerjasama dari awal hingga akhir, bukan bekerja secara terpisah. Oleh karena itu, MIMO Design Studio menggabungkan kepakaran teknik sipil dan arsitek dalam satu entitas perusahaan, yang bekerjasama sejak detik pertama hingga akhir. Berikut ini adalah penjelasan mengapa proses konstruksi perlu dilaksanakan oleh arsitek maupun insinyur sipil sejak awal hingga akhir.
Terkadang, proyek bangunan impian Anda kandas karena dianggap tidak realistis oleh arsitek, atau hasil akhir tidak sesuai dengan rancangan yang dibuat oleh arsitek. Agar kekecewaan seperti itu tidak pernah timbul, MIMO Design Studio memastikan bahwa arsitek akan terlibat sepenuhnya pada proyek, sehingga bisa memastikan realisasi visi yang terkadang dianggap mustahil.
Di MIMO Design Studio, arsitek mengambil peran lebih dari sekedar pekerjaan kreatif di balik meja. Arsitek akan terjun langsung ke lapangan sejak mula survey, menggodog ide bersama klien, mengambil inisiatif dalam penyelesaian masalah yang mungkin muncul terkait dengan pelaksanaan lapangan. Secara efektif, arsitek menjadi perpanjangan tangan yang membopong segala ide, visi, impian, harapan, dan angan klien langsung kepada seluruh anggota proyek.
Akhirnya, apabila arsitek berada di lapangan, ia akan membantu menyelesaikan tantangan terbesar dalam konstruksi yang sering diabaikan: implementasi desain. Proses penerjemahan dari gambar ke bangunan fisik inilah yang membutuhkan segala observasi dan perfeksionisme seorang arsitek, sehingga perannya di lapangan menjadi vital.
Anggapan umum yang melekat pada insinyur sipil adalah bahwa mereka hanya perlu bekerja di balik meja, menghitung material dan struktur yang dibutuhkan untuk konstruksi, lalu menyerahkannya pada mandor untuk kemudian dikerjakan di lapangan tanpa bantuan sang insinyur.
Seharusnya, seorang insinyur sipil terlibat lebih jauh daripada itu. Di MIMO Design Studio, seorang insinyur sipil bekerjasama sejak detik pertama dengan arsitek untuk mempelajari feasibility dari desain konstruksi. Arsitek dan insinyur sipil saling memberi kritik dan masukan demi mencapai desain yang sesuai keinginan namun realistis.
Pada tahap penghitungan, ia akan menganalisa tanah di lokasi bangunan, memperkirakan risiko yang ada, menghitung struktur bangunan berdasarkan gambar arsitek, menghitung anggaran biaya, membuat jadwal kerja, memastikan efisiensi biaya dan waktu selama progres berlangsung.
Sang insinyur sipil terus terlibat hingga tahap pembangunan, di mana ia akan menelaah tiap-tiap sudut konstruksi bangunan untuk memastikan kesempurnaan. Di sana, ia menganalisa apakah seluruh struktur yang dibangun sudah sesuai dengan gambar kerja atau tidak. Dan apabila ada ketidaksesuaian, ia dapat mengambil keputusan langsung untuk memperbaiki masalah.
Senin s.d. Jumat – 08.00 – 16.00
Saturday – 08.00 – 12.15
Sunday — Closed